Poligami

Tergelitik dengan artikel poligami di pagi hari.🙂

“Intinya hasil poligaminya itu: seksi, cantik, bohay, muda, ada yang import lagi, masih ‘rapet’ yah? Ada yang janda miskin korban perang ga? Itu nafsu atau apa?”

Dilihat dari pandangan umum saja:

Bisakah tetap adil dengan berpoligami?

Yakinkah tidak ada yang terkhianati ketika hati telah mendua?

Bijakkah mendua untuk alasan pasangan sudah tidak mampu menjalankan kewajibannya dengan sempurna?

Kembali, yakinkah dia yang diduakan karena kekurangannya itu tidak semakin tersakiti?

Tidak berdosakah jika menyakiti hati seseorang (atas alasan poligami)?

Jadi, tetap benarkah melakukan poligami, apapun alasannya?

ikemeiske