Tak Pernah Melupakan

Isaiah 49:15

[And the Lord answered] Can a woman forget her nursing child, that she should not have compassion on the son of her womb? Yes, they may forget, yet I will not forget you.

Shannon Johnson, seorang ibu di Denver US, ditahan dan terancam  hukuman penjara 48 tahun. Ia se-ring meninggalkan anaknya yang masih  berumur 13 bulan untuk berendam di bathtub sendirian. Pada September  2010, si kecil tewas tenggelam, ketika si ibu asyik ber-“Facebook”  di kamar sebelah. Saat ditanyai, Johnson hanya menjawab, “Itu memang  tindakan yang sangat bodoh.” Sungguh mengherankan dan tak dapat  dipercaya. Sebab, umumnya seorang ibu pasti rindu mengorbankan apa  saja demi membesarkan anak-anaknya.

Ketika Israel mengalami kesesakan dalam pembuangan, iman mereka  goyah. Lalu mereka menganggap, segala sengsara yang mereka alami  adalah karena Tuhan meninggalkan umat-Nya. Bagai seorang ibu yang  meninggalkan bayi yang sedang disusuinya. Namun, sekalipun ada ibu  yang lalai seperti Shannon, sekali-kali Tuhan Allah Israel tidak  akan meninggalkan mereka, demikian peneguhan Tuhan melalui Yesaya,  nabi-Nya, ketika menjawab tuduhan Israel.

Tuhan berkata, Dia “melukiskan Israel di telapak tangan-Nya” (Yesaya 49:16). Kata “melukis” ini bisa diterje-mahkan menjadi “tatoo”, yakni  lukisan guratan pisau yang takkan terhapus. Demikianlah kasih  pemeliharaan-Nya atas Israel. Tuhan tak mengingkari janji-Nya.  Bahkan Tuhan akan memakai raja-raja untuk “mengasuh” Israel (Yesaya 49:23) dan membawa mereka kembali ke negeri perjanjian untuk kelak  membangunnya kembali (Yesaya 49:17-21).

Apakah Anda dalam kesesakan?  Apakah doa Anda serasa tak terjawab? Apakah Anda merasa ditinggalkan  Tuhan? Tetaplah teguh, jangan goyah. Tuhan, Penjagamu, tidak  terlelap. Ada waktu-Nya, Dia pasti bertindak.

ikemeiske